I Wayan Gede Santiyasa

KONSEP BERKARYA

Ada beberapa hal yang menyebabkan saya tertarik untuk mengangkat Ornamen Jajan Sarad ini sebagai  ide penciptaan dalam berkarya, yang salah satunya adalah melalui berbagai citra yang diperlihatkan melalui visualisasi  yang ditampilkannya. Citra disini dapat diartikan sebagai karakter yang tersirat pada sesuatu yang spesifik yang tidak ada pada bentuk atau benda lain. Citra khas Jajan Sarad ini muncul  dari berbagai keunikan yang dimilikinya seperti lewat warna-warnanya, bentuk-bentuk ornamennya dll, hingga Ornamen Jajan Sarad ini mampu membangkitkan spirit religiusitas bagi orang yang melihatnya.

Melalui berbagi tangkapan citra tersebut yang di dapat lewat visual Jajan Sarad tersebut , khususnya dari ornamennya, merangsang saya untuk mencipta atau mengungkapkannya kembali  dalam bentuk baru. Dengan menggunakan potongan-potongan ornamen pada objek atau bentuk-bentuk tertentu, saya bermagsud untuk menampilkan citra baru yang diinginkan tersebut. Tentu pemunculan citra baru ini tidak lagi secara utuh seperti Jajan Sarad pada awalnya. Tapi merupakan tangkapan pada pengamatan indrawi serta berbagai informasi yang sudah diendapkan , dan diramu dengan emosi kejiwaan pada saat dan kondisi tertentu yang niscaya akan menghasilkan citra yang berbeda dengan tujutan atau magsud awal serta kegunaan  dari Jajan Sarad ini dibuat pada mulanya.

Lukisan Pertama

Judul  : Terikat Romantisme II

Bahan :  Mixed media on board,2011

BIODATA  DIRI

Nama      :   I Wayan Gede Santiyasa

Tempat  dan tanggal lahir   :    Denpasar, 2 February 1974

Alamat   :   Denpasar Jalan Letda Winda Gg IV no 1, Bali 

 

AKTIFITAS PAMERAN

1994 :   Pameran bersama Sanggar Dewata Indonesia di Museum Nyoman Gunarsa Klungkung Bali

Pameran bersama Kelompok Prasida’93 di Bentara Budaya Yogyakarta

1995 :   Pameran Hitam Putih Plus di Show Room ISI Yogyakarta

Pameran Sanggar Dewata Indonesia di Museum Nyoman Gunarsa Papringan Yogyakarta

Pameran ‘Kecil’   Kelompok Prasida ’93 di Sasana Aji Yasa Yogyakarta

1996   :   Pameran 25-th SDI di Purna Budaya Yogyakarta

Pameran ‘BALI IMAGE’ Kelompok Tujuh di Sika Gallery Ubud Bali

Pameran Sanggar Dewata Indonesia di Sika Gallery Ubud Bali

1997 :  Pameran bersama SDI di Taman Budaya Surakarta

Pameran bersama Dies Natalis ISI Yogyakarta di Gallery ISI Yogyakarta

Pameran Kelompok Tujuh di Bentara Budaya Yogyakarta

1998 :   Pameran Festival of Abstraktion di Duta Fine Art Jakarta

Pameran 28-th SDI di Benteng Vredeburg Yogyakarta

Pameran Philip Moris di Jakarta

Pameran Dies Natalis ISI Yogyakarta

1999 :   Pameran Festival Kesenian Indonesia di Yogyakarta

Pameran bersama di Candi Boko Yogyakarta

Pameran Affandi Prize di Yogyakarta

Pameran Kelompok Prasida’93 di Museum Vredeburg Yogyakarta

2000 :   Pameran Sanggar Dewata Indonesia di enam museum berbeda di Bali

2001 :   Pameran Reuni Keluarga Singojayan di Benteng Vredeburg Yogyakarta

Pameran Sanggar Dewata Indonesia di Gallery Nasional Jakarta

2003   :   Pameran Djagoer Art ‘Dari dalam Diri’ di Art Centre Bali.

2004   :   Pameran bersama “ Termogram” di museum Neka Bali

2009     :   Pameran Kelompok Djagoer di Ten Fine Art Gallery Sanur Bali

2010    :   Pameran Bersama Sanggar Dewata Bali di Bentara Budaya Bali

PENGHARGAAN

1996 ;   Penghargaan Seni Lukis Cat Air terbaik dari ISI Yogyakarta

1998 :   Finalis Philip Moris Indonesian Art Award

1999 :   Nominator 5 besar Affandi Prize

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: