Jodi Setiawan & Megan Arlin

S

Konsep Karya :

Bandung memiliki julukan yang akrab ditelinga para pelancong yang memilih Bandung sebagai tempat persinggahannya yaitu “Kota kembang”. Julukan tersebut muncul bukan karena tanpa sebab, tetapi sebelum perkembangan pembangunan bandung masih sering kita jumpai taman – taman penuh dengan bunga di sudut kota terpadat sekalipun di kota Bandung, halaman – halaman rumah tinggal pun selalu dipenuhi dengan tanaman – tanaman bunga. Tetapi Seiring berkembangnya jaman, pembangunan pun semakin maju, kini pemerintah kota bandung pun berusaha mengembalikan julukan kota kembang tersebut kepada empunya yaitu kota Bandung itu sendiri.

Dalam Karya “ The Deadly Poppy Fields” kami menggunakan bunga Poppy sebagai Patern yang kami bentuk menjadi ornamen, pemilihan bunga poppy sendiri bukan tanpa sebab. Bunga yang dianggap tabu oleh sebagian masyarakat karena fungsinya adalah sebagai bahan dasar opium, morfin, dan sabu, namun jika kita telusuri lagi bunga poppy memiliki arti sebagai simbol kecantikan, kematian, kehidupan abadi, dan imajinasi. Hal ini lah yang membuat kami mengangkat bunga poppy sebagai sebuah patern awal yang cocok untuk  mengangkat konsep kota Bandung sebagai kota kembang yang memiliki paras cantik namun juga dapat mematikan.

Bandung tidak memiliki satu spesies bunga khusus yang digunakan untuk melambangkan kota tersebut,  dalam karya ini kami merasa penggunaan bunga poppy dirasa cocok untuk menggambarkan situasi dan kondisi didalam  kota bandung serta julukannya sebagai kota kembang.  Paras cantik dari kota Bandung dilihat dari tatanan kotanya maupun para “mojang” atau gadis Sunda yang terkenal diperbicangkan oleh berbagai macam khalayak sangat cocok jika di simbolkan dengan bunga poppy, bunga ini memiliki paras yang sangat cantik, namun siapa sangka dibalik kecantikannya bunga poppy memiliki kemampuan sebagai bahan dasar dari beberapa obat – obatan narkotika yang mematikan, hal tersebut bila dikaitkan dengan kota Bandung yang juga memiliki sisi mematikan  bila kita lihat dari sisi banyaknya tindak kejahatan dan praktik kerja seks komersial. Namun diluar itu semua Bandung tetaplah menjadi salah satu kota andalan di Indonesia, disanalah terdapat banyak perupa perupa berbakat yang menggunakan imajinasinya untuk mengangkat bandung kedalam penas seni rupa nasional maupun dunia, dengan paras yang cantik, indah namun juga dapat mematikan.

Teknik Bordir dipilih karena kecantikan selalu identik dengan wanita, teknik bordir kami rasa sangat dekat dengan kehidupan wanita karena seringkali digunakan diatas media pakaian, tas, dll. Dan ornamen seringkali diidentikan dengan kain khas dari daerah tertentu, teknik bordir adalah teknik yang sangat akrab dengan ornamen sehingga kami memilih teknik ini.

Setelah membaca dan memahami butir-butir keterangan penyelengaraan kegiatan,

maka dengan ini:

Nama                    :   Rugla/ugla (Jodi Setiawan & Megan Arlin)

Alamat                 :   (a/n Megan Arlin)

Jln. Wiraangunangun No. 2

Kec. Bandung Wetan

Bandung 40115

Tel/Fax                :  0817769262(cp : Jodi Setiawan)

e-mail                   :  ruglaugla@gmail.com

menyatakan bersepakat dengan seluruh ketetapan yang telah ditentukan dan bersedia menjadi peserta pameran dan akan menyertakan foto/image karya dengan data sebagai berikut:

Judul Karya                        :   The Deadly Poppy Fields

Tahun                                  :   2011

Medium/Teknik              :   Bordir diatas kanvas

Ukuran                                :   Diameter per satuan 15 cm sebanyak 67 buah

Biodata Anggota

—————————————————–

Jodi Setiawan S. Sn

1988                           Lahir di Blora

2010                           Sarjana Seni, Studio Seni Grafis

Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Teknologi Bandung.

——————————————————-

Megan Arlin

1990                           Lahir di Jakarta

2008 – sekarang       Mahasiswa, Studio Seni Grafis

Fakultas Seni rupa dan Desain, Institut Teknologi Bandung.­

Pengalaman Berpameran (Kelompok dan perorangan)

———————————————————————

2010                           “Environmental Art”

Cigondewah, Bandung

“Hi Grapher!”

Jogja National Museum, Jogjakarta

“Benang Hitam”

Galeri Kita, Bandung

“Convenient Store”

Auditorium CCF, Bandung

“Mini Art Project 15x15x15”

Galeri Soemardja, Bandung

“Global Boring”

Galeri Padi, Bandung

“Museum Masa Depan”

Pasar Seni ITB, bandung

“ART|JOG|10”

Taman Budaya. Jogjakarta

“Sambung jaya”

Perumahan Sekeloa, Bandung

Karya

———————————————————

Judul                           :  The Deadly Poppy Fields

Teknik dan Media     :  Bordir diatas Kanvas

Ukuran                       :  Diameter 15 cm sebanyak 67 buah

Tahun pembuatan    : 2011

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: